Rabu, 04 Januari 2012

Kacamata, Softlens, Atau Operasi Lasik Untuk Mata ?


Mata sebagai salah satu panca indra yang sangat penting bagi tubuh. Dengan mata, kita bisa menikmati pemandangan yang indah dan melihat orang-orang yang kita cintai. Tetapi, karena salah dalam menggunakannya atau karena faktor bawaan, dapat membuat mata tidak dapat berfungsi secara maksimal.
Berbagai cacat mata yang umum ditemui adalah rabun dekat, rabun jauh, silinder. Cara yang paling umum digunakan untuk mengatasi hal ini adalah dengan menggunakan kacamata. Seiring dengan kemajuan zaman, banyak yang menggunakan soft lens yang langsung diletakkan pada lensa mata. Atau bagi yang tidak suka menggunakan kacamata atau soft lens, pilihan lain adalah dengan melakukan operasi lasik sehingga mata Anda dapat kembali berfungsi secara normal.
Masing-masing alternatif tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan. Bagi Anda yang ingin mencoba alternatif tersebut, Anda bisa mempertimbangkan kelebihan dan kekurangannya masing-masing sehingga dapat memilih sesuai kebutuhan.

Kacamata

Kelebihan dan kekurangan menggunakan kacamata ;

Kelebihan :

1. Dapat membuat wajah lebih berkarakter

2. Sebagai gaya dan menambah penampilan.

Kekurangan :

1. Terasa ada yang mengganjal di dekat hidung dan telinga, sehingga tidak nyaman

2. Menggangu aktivitas, Bila berada dalam lingkungan yang panas, kaca sering berembun atau terkena keringat

Bila Anda memilih berkacamata, Anda juga harus memilih lensa yang akan digunakan. Lensa yang ada tersedia dalam 2 pilihan, yaitu lensa kaca dan plastik. Keuntungan dari lensa kaca adalah lebih tipis, tetapi lebih berat dan mudah pecah. Sedangkan lensa plastik lebih ringan dan tidak mudah pecah, tetapi lebih tebal dan mudah tergores.

Softlens

Kelebihan dan kekurangan menggunakan softlens;

Kelebihan :

1. Lebih nyaman, Tidak ada benda asing di wajah

2. Menambah gaya, Warna-warna softlens yang cantik, dapat membuat mata lebih indah

Kekurangan :

1. Repot dalam perawatan, Softlens senantiasa harus dibersihkan dan disimpan dengan baik

2. Dapat menyebabkan iritasi bila tidak rajin dalam membersihkannya

Operasi Lasik


Kelebihan dan kekurangan operasi lasik ;

Kelebihan :

1. Dapat melihat secara normal tanpa perlu alat bantu penglihatan (kacamata atau softlens) sehingga lebih nyaman

2. Tidak perlu ganti kacamata atau softlens. Anda juga tidak direpotkan dengan perawatannya

Kekurangan :

1. Takut, Karena harus membedah mata, hal ini dapat menimbulkan ketakutan pada pasien

2. Mahal, Biaya yang dibutuhkan sekitar 8 juta-10 juta rupiah / mata

Operasi ini dilakukan dengan membedah mata Anda, memperbaiki mata Anda agar dapat kembali normal tanpa bantuan kacamata atau softlens. Pada tahap awal operasi ini, Anda akan diperiksa untuk mengetahui kesehatan Anda. Tahap selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui kondisi mata apakah mata mampu bila dilaksanakan operasi ini atau tidak.
Operasi yang dilakukan hanya memakan waktu sekitar 20 menit dan tanpa proses penjahitan, karena pembedahan dilakukan dengan menggunakan laser. Pembedahan dilakukan untuk membuka lapisan kornea, dilakukan penyinaran untuk memperbaiki mata yang rusak, kemudian ditutup kembali dimana kornea akan menempel sendiri tanpa perlu dijahit.
Dalam masa penyembuhan setelah operasi, Anda perlu benar-benar menjaga mata Anda agar operasi ini berhasil seperti yang diharapkan. Mata harus tetap terlindung dengan menggunakan pelindung mata. Mata tidak boleh terkena air secara langsung dan harus cukup istirahat.
Bila Anda berminat untuk melakukan operasi lasik, pastikan tempat dan dokter yang Anda pilih benar-benar mampu melakukannya agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah pada mata Anda.

Waspadai Efek Negatif Penggunaan Komputer

Apakah Anda sering menggunakan komputer dalam jangka waktu yang lama? Entah bekerja, surfing internet atau bermain game. Jika jawabannya “iya”, maka Anda perlu waspada. Mengapa? Penelitian menulis bahwa seseorang yang menggunakan komputer lebih dari dua jam sehari, rentan terkena computer vision syndrome (CVS). Sindroma ini adalah keluhan mata dan penglihatan akibat bekerja menggunakan komputer terlalu lama.


Gejala seseorang terkena CVS adalah iritasi yaitu mata merah, perih, berair atau terasa kering. Selain itu, mata terasa lelah, kelopak mata atau dahi terasa berat. Penyebabnya adalah frekuensi berkedip yang menurun akibat menggunakan komputer dalam waktu lama. Posisi komputer serta pengaturan cahaya yang salah juga salah satu penyebab terjadinya CVS.


Untuk mengurangi resiko terkena CVS, sebaiknya seseorang beristirahat selama sekitar 10 hingga 10-15 menit tiap 1 jam sekali ketika berhadapan dengan komputer secara terus menerus. Selanjutnya, alihkan pandangan dari monitor setiap 15 menit dengan melihat objek yang jauh kira-kira 10 detik. Dengan begitu, mata dan pikiran diberi kesempatan rileks sejenak dan siap kembali digunakan setelah beristirahat.
Sebuah aplikasi bernama Health Alarm Clock merupakan software yang berfungsi sebagai pengingat (alarm) berapa waktu yang telah seseorang habiskan di depan komputer. Ketika tulisan ini dibuat, Health Alarm Clock telah mencapai versi 1.1. Aplikasi ini bersifat gratis alias freeware dan bisa di unduh di http://artdocks.com/. Selain itu Healt Alarm Clock berukurannya cukup kecil, yakni hanya sebesar 1,85 Mb. Sayangnya, aplikasi ini hanya bisa dijalankan di atas platform OS Windows XP, Vista / 7. Sedangkan untuk Linux atau Mac OS X, belum tersedia.


Setelah di unduh dan di install pada komputer Anda, aplikasi ini secara otomatis akan berjalan secara autorun. Selanjutnya, isi interval waktu dimana alarm akan berbunyi. Misal, interval diisi 4 : 30. Maka alarm secara otomatis akan berbunyi tiap 30 menit untuk 4 jam ke depan. Besarnya interval ini bisa berubah, tergantung kebutuhan masing-masing orang. Jadi, ketika alarm berbunyi Anda disarankan untuk beristirahat sejenak dari aktivitas menggunakan komputer.


Aplikasi ini juga menghitung waktu berapa lama komputer telah Anda pakai. Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan level kesehatan serta resiko yang kesehatan yang akan dihadapi. Level kesehatan yang dilambangkan dengan indikator warna hijau, kuning, dan merah. Level kesehatan ini bergantung pada lama pemakaian komputer. Makin lama penggunaan komputer, maka level kesehatan menjadi warna merah alias berbahaya. Ketika alarm menunjukan sebuah level, maka akan diikuti efek kesehatan yang menyertainya. Misal, Healthy Alarm Clock menunjukan level kuning, maka efek kesehatannya adalah bahaya terkena CVS.


Seperti kata pepatah, mencegah lebih baik daripada mengobati. Jadi, mari sama-sama mencegah efek penggunaan komputer yang berlebihan menggunakan aplikasi ini. Selamat mencoba Waspadai Efek Negatif Penggunaan Komputer Image

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More